• Desember 2, 2023
AS Emosionil ke Israel soal Gaza

AS Emosionil ke Israel soal Gaza

Amerika Serikat (AS) mulai memberikan tekanan terhadap Israel atas perangnya di Gaza. Hal ini dilontarkan Menteri Luar Negeri (Menlu) Slot777 Gacor AS Anthony Blinken pada pertemuan kabinet perang Israel, Kamis (30/11/2023).
Dalam kesempatan itu, Blinken menegaskan Israel kekurangan “motif” untuk mempertahankan perjuangan melawan Hamas selama berbulan-bulan. Ia juga menggarisbawahi bahwa Tel Aviv perlu mengubah taktik perangnya untuk konfrontasi di Selatan Gaza.

“Anda tak dapat beroperasi di Gaza selatan seperti yang Anda lakukan di utara. Ada dua juta warga Palestina di sana,” kata Blinken, menurut penerjemahan dari bahasa Ibrani yang diposting oleh Times of Israel dan diwartakan Russia Today.

“Anda perlu mengevakuasi lebih sedikit orang dari rumah mereka, lebih akurat dalam mengerjakan serangan, tak menyerang fasilitas PBB, dan memastikan bahwa ada cukup wilayah lindung,” tambah diplomat AS tersebut. “Dan jikalau tak? Kemudian tak menyerang di tempat yang terdapat penduduk sipil.”

Dikala Menteri Pertahanan Yoav Gallant mengatakan bahwa seluruh masyarakat Israel bersatu menyokong tujuan pembongkaran Hamas,

“padahal itu memakan waktu berbulan-bulan,” Blinken menjawab, “Saya rasa Anda tak pantas menerima motivasi atas hal itu.”

Kutipan yang bocor tersebut juga mengucapkan bahwa Israel tak ingin Otoritas Palestina menyuruh Gaza. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut institusi itu telah menyokong, mendidik, dan mendanai teror.

“AS memahami hal itu, tetapi negara-negara lain di wilayah ini perlu mengetahui apa yang Anda rencanakan. Cara terbaik untuk mematikan sebuah inspirasi yaitu dengan menghadirkan inspirasi yang lebih baik,” tipal Blinken atas pernyataan Netanyahu itu.

Washington menyokong serangan Israel terhadap Gaza setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang mengakibatkan kematian sekitar 1.200 warga Israel. Namun, semenjak dikala itu, pemerintah AS menghadapi respons publik atas kematian sekitar 16.000 warga Palestina di wilayah tersebut.

Berdasarkan pernyataan yang dikeluarkan oleh Departemen Luar Negeri, Blinken telah menegaskan kembali dukungan Washington terhadap hak Israel untuk melindungi diri dari kekerasan teroris pantas dengan peraturan kemanusiaan internasional. Ia juga meminta Israel untuk mengambil seluruh perbuatan yang mungkin untuk menghindari kerugian sipil.

Blinken juga mendesak “langkah seketika untuk meminta pertanggungjawaban ekstremis pemukim Yahudi atas kekerasan terhadap warga Palestina di Tepi Barat” dan mengatakan AS “tetap berjanji pada langkah nyata untuk memajukan negara Palestina yang hidup dalam penenteraman, kebebasan, dan keamanan bersama Israel”.