• Juni 7, 2024

Menpora Tunjuk Adsan Akan Jadi Asisten Deputi Di Kemenpora Dengan yang Paling Termuda

Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menunjuk pemuda asal Palu, Sulawesi Tengah Adsan (34) menjadi Asisten Deputi Kepeloporan Pemuda sebagai langkah memberikan kans bagi buah hati muda mengisi lini strategis dalam pengembangan pemuda.

“Apabila kita ingin memaksimalkan pemuda, karenanya kita wajib menunjuk pemuda untuk mengisi pos hal yang demikian. Sebab pemuda pasti mengetahui apa keperluan dan selera dari pemuda, jadi kolaborasinya kian asyik,” ujar slot sever thailand Dito dalam siaran pers.

Dia mengatakan, dengan menjadi pejabat pembantu deputi termuda di Kemepora, Adsan bisa membawa motivasi muda untuk berprofesi mengurusi program pengembangan kepemudaan yang menjadi salah satu prioritas Kemenpora.

Adsan yang lahir di Palu pada 11 Mei 1990, menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Dia aktif dalam organisasi pemuda sebagai Sekretaris Pemuda Pancasila dan kepala bidang dalam KNPI, maupun sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) di Kabupaten Buol.

Adsan mengatakan, dirinya dikala ini masih mempunyai motivasi muda yang menunjangnya untuk terus bertingkah dengan pesat.

“Hati muda, motivasi, penuh temuan, mempunyai energi tarik tinggi, menyukai sesuatu yang pesat,” ujarnya.

Motivasi hal yang demikian, kata ia, terapkan dalam birokrasi melewati perannya sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Buol.

“Bagaimana tiap hari bersentuhan dengan masyarakat, bagaimana pelayanan birokrasi ini wajib amat pesat,” katanya.

Tantangan
Adsan mengatakan, dirinya yang diandalkan sebagai pembantu deputi di Kemenpora menjadi tantangan tersendiri karena Kemenpora dikala ini dipimpin oleh Dito Ariotedjo yang berusia muda, 33 tahun.​​​​​​”Mas Menteri amat muda dan insyaallah saya pembantu deputi muda. Kita optimalkan layanan kepemudaan di Indonesia,” katanya.

Adsan menambahkan, dirinya memberi konsentrasi pada pengembangan pemuda untuk menuju Indonesia Emas 2045 yang wajib disiapkan dari dikala ini.

“Kebijakan pelayanan kepemudaan, wajib disiapkan dari kini sehingga buah hati-buah hati kita siap kerja. Apalagi bonus demografi diperkirakan di 2030. Bonus demografi ini merupakan angka produktif kerja karena ia punya keterampilan baik,” sebutnya.